PIRSA WICARA.COM, KABUPATEN BEKASI – Nama Achmad Teddy Risandi, Ketua DPD Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Jawa Barat yang akrab disapa Teddy, kian menjadi sorotan di tengah dinamika politik Kabupaten Bekasi. Selain memimpin konsolidasi organisasi, Teddy juga disebut-sebut dalam perbincangan politik lokal sebagai salah satu figur potensial untuk mengisi kekosongan Wakil Bupati Bekasi periode 2025-2030.

Sorotan tersebut mengemuka menjelang pelaksanaan Kopi Darat (Kopdar) POSPERA Bekasi Raya 2026 yang melibatkan DPC POSPERA Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Agenda ini menjadi bagian dari tindak lanjut konsolidasi DPD POSPERA Jawa Barat bersama 23 DPC kabupaten/kota, dengan arahan agar masing-masing DPC melaksanakan kopdar di wilayahnya.
Sebagai bagian dari persiapan, Teddy Risandi turun langsung memantau kesiapan pelaksanaan Kopdar POSPERA Bekasi Raya di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (28/10/2026).
Dalam agenda pemantapan tersebut, hadir Ketua DPC POSPERA Kota Bekasi Pay Sihombing bersama jajaran serta Ketua DPC POSPERA Kabupaten Bekasi Sardi Adi Saputra beserta pengurusnya.
Dalam pertemuan itu, Teddy memberikan arahan dan masukan terkait kesiapan kegiatan, mulai dari perencanaan, lokasi, hingga teknis pelaksanaan. Kehadirannya menunjukkan upaya DPD POSPERA Jawa Barat memastikan konsolidasi organisasi berjalan terarah dan melibatkan seluruh jajaran.
Kopdar POSPERA Bekasi Raya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Rakyat, Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.
Sejumlah tokoh dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, Ketua Umum DPP POSPERA Mustar Bona Ventura Manurung, serta Ketua DPD POSPERA Jawa Barat Achmad Teddy Risandi.
Turut dijadwalkan hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Usup Supriatna, anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendriek Lyston Sihotang selaku Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, serta Muhammad Fauzi selaku Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut juga akan melibatkan kelompok tani se-Kabupaten Bekasi.

Di luar agenda konsolidasi organisasi, nama Teddy turut menjadi perhatian dalam perbincangan politik lokal. Ia disebut-sebut sebagai salah satu figur yang berpotensi masuk dalam bursa calon Bupati Bekasi pada kontestasi politik mendatang.
Perkembangan politik Kabupaten Bekasi sendiri berlangsung setelah dr. Asep Surya Atmaja definitif menjabat sebagai Bupati Bekasi menggantikan Ade Kuswara Kunang.
Dalam situasi tersebut, berbagai nama mulai diperbincangkan masyarakat sebagai bagian dari dinamika politik dan kemungkinan konfigurasi kepemimpinan daerah ke depan.
Konsolidasi yang dilakukan melalui agenda kopdar menjadi salah satu momentum untuk mempererat hubungan antarkader sekaligus menyatukan arah gerak organisasi.
Kopdar POSPERA Bekasi Raya juga membawa semangat perjuangan organisasi dengan motto “POSPERA Hanya Untuk Rakyat.” Melalui pertemuan tersebut, jajaran POSPERA Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi diharapkan dapat memperkuat solidaritas, menyelaraskan program, serta meningkatkan komitmen organisasi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Bagi Teddy, agenda konsolidasi ini bukan sekadar pertemuan antarpengurus, melainkan juga momentum memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat. Sementara itu, berkembangnya namanya dalam perbincangan politik Kabupaten Bekasi menjadi bagian dari dinamika yang akan terus bergerak seiring perkembangan politik daerah.
Kegiatan Kopdar POSPERA Bekasi Raya diharapkan berlangsung tertib dan menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi untuk meneguhkan komitmen organisasi sesuai mottonya: Hanya Untuk Rakyat. (BH)





